Dalil Yang Menjelaskan Tentang Anjuran Memakai Cincin

KUMPULAN ARTIKEL » Dalil Yang Menjelaskan Tentang Anjuran Memakai Cincin

Memakai cincin merupakan sunah Nabi Muhammad Saw. Nabi Sulaiman AS dan Nabi Dawud AS juga memakai cincin, termasuk para sahabat. Disebutkan bahwa Abdullah bin Umar, Abdullah bin Az-Zubair meniru sunah ini sebagai bentuk kecintaan kepada Baginda Rasulullah saw. Abdullah bin Mas’ud memakai cincin besi.

Dalam kitab AI-Muwaththa, dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw mengenakan cincin dari emas kemudian dibuang olehnya seraya berkata, “Aku tidak akan mengenakannya (cincin emas) selama-lamanya.” Maka para sahabat yang menyaksikannya pada saat itu pun membuang cincin-cincin emas mereka.

Muslim meriwayatkan dari Anas bin Malik disebutkan, cincin Rasulullah Saw terbuat dari perak dan batu cincinnya adalah batu Habasyi.

Cincin Tanda Seorang Mukmin

Dalam kitab Tahdzib Wa Mishbah disebutkan bahwa Imam Hasan Al-Askari as, salah seorang keturunan Rasulullah saw, bersabda bahwa ada lima tanda seorang mukmin, yaitu:

  1. Melaksanakan shalat yang lima puluh satu (17 rakaat shalat fardhu (wajib) dan 34 shalat nawafil (sunnah)).
  2. Ziarah arbain (hari keempat puluh wafatnya Imam Husain, setiap tanggal 20 Shafar).
  3. Mengenakan cincin pada jari tangan kanan
  4. Sujud pada tanah (ketika shalat)
  5. Menzaharkan “bismillahirrahmanirrahim” pada setiap baca surah fatihah dalam shalat. 

Manfaat Mengenakan Batu Akik

Salman dan Ibnu Abbas meriwayatkan hadis dari Rasulullah Saw dan berkata: "Dalam perjalanan ke Mi'raj, aku sampai pada tingkat yang terdekat dengan dengan Allah Swt, tidak dapat diungkapkan. Kemudian Allah Swt berbincang denganku melalui dua gunung Akik.

 

Allah kemudian berfirman:

“Wahai Ahmad! Sebagaimana Aku menciptakanmu dan Ali dari cahaya-Ku, dan dua gunung Akik ini dari wajah cahaya Ali bin Abi Thalib as. Maka demi kemuliaan dan kebesaran-Ku, Aku bersumpah, sesungguhnya Aku ciptakan dua gunung Akik ini sehingga menjadi pertanda orang-orang mukmin di antara makhluk dan ciptaan-Ku. Sesungguhnya Aku bersumpah demi kemuliaan-Ku bahwa sesungguhnya Aku telah mengharamkan api neraka jahannam bagi tangan yang memakai cincin Akik dan menerima wilayah (kepemimpinan) Ali as di hatinya dan menjadi Syiahnya."

(Rujuk kitab Mi'ah Munqabah hal 169. Al-Syiah fi Ahadits Al-Fariqain hal 178) 

 

Rasulullah Saw bersabda:

"Pakailah cincin Akik, sesungguhnya selama kalian memakai cincin akik maka kesedihan dan kegalauan tidak akan masuk dalam hati kalian."

(kitab Uyun Akhbar Al-Ridho 2/47. Wasail 5/86. Makarimul Akhlak hal 87. Sahifah Al-Ridho hal 62). 

 

Seorang sahabat Rasulullah Saw berkata:

"Pada suatu hari seorang lelaki menghadap Nabi Saw dan mengeluh tentang perampokan di tengah perjalanan dan lenyapnya seluruh hartanya. Beliau bersabda: mengapa kau tidak memakai cincin Akik? Maka sesungguhnya cincin akik akan menjaga manusia dari segala keburukan."

(Kitab Tsawabul Amal hal 174. Jamiul Akhbar hal 134. Iddah Al-Da'i hal 118. Wasail 5/89) 

 

Sayidah Fatimah Az-Zahra as menukil hadis dari Rasulullah Saw yang bersabda:

"Barang siapa memakai cincin akik, maka dia akan selalu melihat kebaikan."

(kitab Al-Amali hal 311. Wasail 5/88) 

 

Rasulullah Saw bersabda:

"Orang yang memakai cincin Akik maka nasibnya akan berakhir dengan baik."

(Rujuk kitab Da'aimul Islam 2/164. Mustadrak 3/295)